Install Update celah keamanan Shorcut LNK
di Windows XP SP2

Waspada, Celah keamanan Windows memalui Shortcut Icon (link)
Celah keamanan Windows memalui Shortcut Icon (link)

Koleksi Software Gratis CD-DVD Burning

Jika kita menggunakan Nero, selain cukup berat ( membutuhkan spesifikasi komputer yang tinggi), kadang banyak fitur yang tidak terpakai. Meskipun saat ini tersedia juga versi gratisnya, Nero Lite, inipun dengan fitur yang minim dan minimal sistem yang diperlukan cukup tinggi ( Minimal Windows XP SP3, Processor AMD 2 GHz, RAM 512MB & 1GB untuk Vista dan Windows 7).
Berikut beberapa software gratis dan ringan alternatif yang mempunyai fitur yang cukup untuk kebutuhan CD-DVD Burning.
Support untuk Windows XP SP2 segera berakhir

Sebelumnya, Service Pack 1 dan 1a sudah berakhir 10 Oktober 2006 lalu. Apa sebenarnya Service Pack dan apa efeknya jika dukungan atau support untuk windows ini sudah berakhir ?
Apa Itu Service Pack ?
Service Pack merupakan kumpulan atau koleksi update, perbaikan atau tambahan fitur untuk sebuah software/program yang di distribusikan dalam bentuk sebuah paket installasi. Karena merupakan kumpulan berbagai perbaikan, biasanya ukurannya cukup besar.
Windows XP ( 32 bit ), sampai saat ini sudah sampai tahap Service Pack 3 (SP3), yang sebelumnya sudah ada SP1 dan SP2. Kebanyakan berisi perbaikan celah keamanan yang muncul atau kesalahan program, meskipun untuk SP2 disertakan juga berbagai tambahan fitur untuk Windows XP.Service Pack merupakan kumpulan atau koleksi update, perbaikan atau tambahan fitur untuk sebuah software/program yang di distribusikan dalam bentuk sebuah paket installasi. Karena merupakan kumpulan berbagai perbaikan, biasanya ukurannya cukup besar.

Untuk Windows XP SP1, microsoft sudah mengakhiri dukungannya sejak 10 Oktober 2006, dan sebentar lagi Windows XP SP2 juga akan berakhir. Menurut Microsoft, Windows XP SP2 akan berakhir tanggal 13 Juli 2010. Sedangkan untuk SP3 masih di support sampai 8 April 2014.
Apa Dampak jika Service Pack Berakhir ?
Jika kita menggunakan Windows XP SP2 dan dukungan (support) sudah berakhir, maka kita tidak akan menerima update atau perbaikan lagi dari Microsoft. Atau dengan kata lain, Microsoft tidak menyediakan update dan perbaikan lagi, setelah tanggal itu, meskipun Windows tetap akan bisa digunakan seperti biasa.
Tetapi dengan tidak adanya support (dukungan), bisa berakibat cukup fatal bagi keamanan komputer kita, terutama ketika komputer terkoneksi ke Internet. Sebagai Sistem operasi yang paling banyak digunakan, windows XP banyak menjadi sasaran (serangan). Semakin lama, semakin banyak ditemukan celah keamanan yang berbahaya, sehingga bisa berakibat fatal semisal komputer dikendalikan dari tempat lain, mudah terserang virus, worm, trojan dan lainnya.Jika kita menggunakan Windows XP SP2 dan dukungan (support) sudah berakhir, maka kita tidak akan menerima update atau perbaikan lagi dari Microsoft. Atau dengan kata lain, Microsoft tidak menyediakan update dan perbaikan lagi, setelah tanggal itu, meskipun Windows tetap akan bisa digunakan seperti biasa.
Dengan adanya Service Pack, celah keamanan tersebut biasanya segera diatasi atau minimal bahaya yang bisa ditimbulkan lebih berkurang.
Apa Solusinya ?
Jika masih menggunakan Windows XP, maka alternatifnya adalah segera menginstall Service Pack 3, karena supportnya masih berlanjut sampai tahun 2014. Jika komputer hanya digunakan di rumah dan tidak digunakan untuk online (koneksi internet), maka installasi SP3 bukan kebutuhan yang mendesak. Jika kita ingin menginstall SP3, windows minimal harus sudah di install SP1.

Download Service Pack 3 dapat langsung didapatkan dari situs Microsoft (download SP3) atau dari alamat lainnya seperti softpedia. Ukurannya memang lumayan besar, sekitar 316 MB. Sebelumnya SP3 juga disediakan beberapa majalah komputer lokal.
Sumber : Windows XP
Kesalahan Deteksi Antivirus McAfee terhadap
file svchost.exe

Jika anda pengguna antivirus McAfee, menggunakan Windows XP dan kemarin melakukan upadate dengan McAfee DAT 5958, kemungkinan besar komputernya akan mengalami masalah.
Di update ini McAfee salah mendeteksi file windows yang cukup penting svchost.exe, sebagai virus sehingga berakibat komputer akan sering restart/booting.

Kesalahan deteksi ini memang bisa dibilang cukup fatal, mengingat file svchost.exe merupakan file penting windows.
Ketika file ini sebenarnya bersih, tetapi dianggap virus, maka bisa jadi akan di masukkan karantina, aksesnya diblok atau dimatikan prosesnya. Hal ini menyebabkan windows XP tidak stabil dan memunculkan pesan error atau Blue Screen dan komputer selalu restart (reboot) berulang-ulang.
Setelah mengetahui hal ini, McAfee segera bertindak cepat dengan merilis informasi update, penjelasan dan cara mengatasinya. Sebelumnya McAfee sudah memberikan solusi permasalahan ini dengan update terbaru, penjelasannya termasuk serta langkah manual mengatasi hal itu yang bisa dilihat dari halaman http://vil.nai.com/vil/5958_false.htm.
Kemudian, baru saja, McAfee memperbarui teknik perbaikan jika komputer mengalami masalah akibat salah deteksi diatas. Kali ini caranya lebih mudah, lakukan langkah sebagai berikut :
- Download McAfee SuperDAT recovery tool dari komputer yang tidak terinfeksi atau warnet
- Jalankan komputer yang terkena masalah melalui Safe Mode
- Jalankan SuperDAT recovery tool di komputer tersebut
- Restart komputer secara normal, kemudian download update terbaru dari mcafee